Training Assertive Communication Model & Active Listening

Assertive Communication Model & Active Listening merupakan dua pendekatan penting dalam komunikasi interpersonal yang berfokus pada kejelasan pesan, saling menghargai, dan pemahaman yang mendalam antara pihak yang berkomunikasi. Keduanya banyak digunakan dalam konteks profesional karena mampu meningkatkan kualitas interaksi, mengurangi konflik, serta memperkuat hubungan kerja yang produktif.

Dalam penerapannya, komunikasi asertif membantu menciptakan dialog yang terbuka dan berorientasi pada solusi. Pesan disampaikan secara langsung, tidak berbelit, serta disertai sikap saling menghormati. Hal ini menjadikan Assertive Communication Model sangat relevan untuk kepemimpinan, kerja tim, negosiasi, dan penyelesaian konflik di lingkungan organisasi.

Active Listening merupakan keterampilan mendengarkan secara aktif dengan tujuan memahami pesan secara utuh, baik dari sisi isi maupun emosi yang menyertainya. Pendekatan ini menekankan kehadiran penuh dalam proses mendengarkan, fokus pada lawan bicara, serta kemampuan menangkap makna di balik kata-kata yang disampaikan. Active listening berkembang dari praktik komunikasi efektif yang melihat mendengarkan sebagai proses aktif, bukan sekadar aktivitas pasif.

Melalui active listening, individu mampu mengurangi kesalahpahaman, membangun rasa saling percaya, dan menciptakan suasana komunikasi yang lebih terbuka. Lawan bicara merasa dihargai karena pendapat dan perasaannya benar-benar diperhatikan, sehingga proses diskusi dan pengambilan keputusan menjadi lebih berkualitas.

Secara keseluruhan, Assertive Communication Model dan Active Listening saling melengkapi dalam membangun komunikasi yang efektif. Komunikasi asertif memastikan pesan disampaikan dengan jelas dan profesional, sementara active listening memastikan pesan diterima dan dipahami dengan tepat. Kombinasi keduanya menjadi fondasi penting bagi terciptanya hubungan kerja yang sehat, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Penjabaran konsep dan silabus dari training

Pelatihan Assertive Communication Model & Active Listening dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam berkomunikasi secara jelas, tegas, dan saling menghargai, sekaligus memperkuat keterampilan mendengarkan secara aktif dan empatik. Pelatihan ini membantu peserta memahami cara menyampaikan pendapat, kebutuhan, maupun perbedaan pandangan tanpa menimbulkan konflik, serta melatih kemampuan menangkap pesan, emosi, dan maksud lawan bicara secara utuh. Melalui pendekatan praktis dan aplikatif, peserta diajak membangun komunikasi dua arah yang lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada solusi.

Dari sisi keilmuan, pelatihan ini merupakan turunan dari ilmu komunikasi interpersonal, psikologi sosial dan perilaku, serta organizational behavior. Konsep komunikasi asertif berakar pada kajian psikologi perilaku yang menekankan keseimbangan antara ekspresi diri dan penghormatan terhadap orang lain, sementara active listening berkembang dari pendekatan psikologi humanistik dan komunikasi efektif yang menempatkan empati, kehadiran penuh, dan pemahaman sebagai inti interaksi manusia. Dalam konteks organisasi, kedua pendekatan ini juga terkait erat dengan manajemen sumber daya manusia dan pengembangan kepemimpinan.

Pelatihan ini cocok untuk pimpinan dan calon pemimpin, karyawan di semua level, tim layanan pelanggan, HR dan trainer internal, serta profesional yang pekerjaannya menuntut koordinasi, kolaborasi, dan interaksi intensif dengan banyak pihak. Pelatihan ini juga relevan bagi individu yang ingin meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi, memperbaiki hubungan kerja, atau menghadapi situasi sulit seperti penyampaian umpan balik, negosiasi, dan penyelesaian konflik.

Mengikuti pelatihan ini menjadi penting karena tantangan komunikasi di lingkungan kerja semakin kompleks dan dinamis. Banyak masalah kinerja, konflik tim, dan kesalahpahaman berawal dari komunikasi yang tidak jelas atau kebiasaan mendengarkan yang lemah. Melalui pelatihan Assertive Communication Model & Active Listening, peserta dibekali keterampilan praktis untuk menyampaikan pesan secara efektif sekaligus memahami orang lain dengan lebih baik. Dampaknya tidak hanya meningkatkan kualitas hubungan kerja, tetapi juga memperkuat kepercayaan, efektivitas tim, dan produktivitas organisasi secara keseluruhan.

1.2. Materi Pelatihan

  1. Communication Awareness in the Workplace
  • Tantangan komunikasi di dunia kerja
  • Dampak miskomunikasi terhadap kinerja
  • Pentingnya komunikasi dua arah
  1. Assertive Communication Model
  • Gaya komunikasi pasif, agresif, dan asertif
  • Prinsip komunikasi asertif yang sehat
  • Struktur Situation – Feeling – Need – Request
  • Contoh kasus komunikasi kerja
  1. Active Listening & Active Listening Loop
  • Perbedaan hearing dan listening
  • Hambatan dalam mendengarkan
  • Tahapan Active Listening Loop
  • Penerapan dalam komunikasi kerja
  1. Reflection, Q&A, and Key Takeaways
  • Refleksi pengalaman komunikasi
  • Diskusi tantangan nyata
  • Insight yang dapat langsung diterapkan

1.3. Tujuan Pelatihan

  1. Membangun awareness pentingnya komunikasi asertif
  2. Mengembangkan keterampilan active listening dalam komunikasi kerja
  3. Mengurangi potensi miskomunikasi di lingkungan kerja

Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Assertive Communication Model & Active Listening

terkait informasi mengenai teknis penyelenggaraan silahkan klik tautan di informasi yang diinginkan :

2.1. Tempat Pelatihan

2.2. Jenis Pelatihan 

2.3. Calon Participant 

2.4. Metode Pembelajaran

2.5. Fasilitas Pelatihan

Investasi dan Jadwal Pelatihan Assertive Communication Model & Active Listening

bila anda ingin mengetahui detail mengenai investasi dan jadwal pelatihan silahkan klik tautan dibawah ini :

3.1. Investasi Pelatihan Assertive Communication Model & Active Listening

3.2. Jadwal Pelatihan Assertive Communication Model & Active Listening

Mengapa Pelatihan Assertive Communication Model & Active Listening hingga Pelaksanaan harus bekerjasama dengan PT. Golden Regency Consulting

Pertanyaan selanjutnya yang akan muncul adalah mengapa harus dengan GRC Training. Berikut adalah keuntungan yang dapat diambil bila bekerjasama dengan GRC Training.

  • Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
  • Kami merupakan penyelenggara pelatihan yang berpengalaman, telah berdiri sejak 7 Tahun silam.
  • Memiliki Sumber Daya Trainer yang berpengalaman dalam mengajar maupun pengalaman dalam praktek.
  • Pelaksanaan Pelatihan mengikuti waktu dari calon peserta.
  • Tidak perlu menunggu kuota peserta, kami menyediakan kelas private.
  • Konsultasi post event dengan trainer.

Permohonan Proposal Pelatihan Assertive Communication Model & Active Listening

Kemudian apa yang harus dilakukan, bila calon peserta ingin mendaftarkan atau meminta proposal Pelatihan. Selanjutnya cukup dengan mengisi formulir klik disini. namun bila ingin menanyakan hal hal terkait Pelatihan bisa menghubungi kami di nomor whatsapp.

Tertarik bekerja sama dengan GRC Training? Dan ingin mengadakan pelatihan bersama kami? Sila hubungi kami pada nomor berikut 081802214168 (Puguh) atau ingin konsultasi terlebih dahulu melalui whatsapp kami di link berikut.[AL]

whatsapp