Training Risk Control pada Proses Clearing, Settlement, dan Rekonsiliasi

Risk Control pada proses clearing, settlement, dan rekonsiliasi dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas dan volume transaksi keuangan, baik di sektor perbankan, pasar modal, maupun sistem pembayaran. Proses clearing berfungsi mencocokkan kewajiban antar pihak, settlement menyelesaikan perpindahan dana atau efek, sedangkan rekonsiliasi memastikan kesesuaian antara catatan internal dan eksternal. Ketiga proses ini sangat krusial karena kesalahan kecil dapat menimbulkan risiko finansial, operasional, hingga reputasi.

Di Indonesia, aktivitas ini berada dalam kerangka pengawasan Bank Indonesia untuk sistem pembayaran dan Otoritas Jasa Keuangan untuk sektor jasa keuangan. Dalam pasar modal, lembaga seperti Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia berperan penting dalam menjamin keamanan dan kepastian penyelesaian transaksi efek.

Secara konseptual, risk control pada area ini merupakan turunan dari manajemen risiko, khususnya risiko operasional dan risiko keuangan. Pengendalian dilakukan melalui mekanisme seperti segregasi tugas, maker-checker, pembatasan limit transaksi, rekonsiliasi harian, monitoring saldo, serta sistem otomatis untuk mendeteksi selisih atau anomali. Prinsip ini sejalan dengan kerangka pengendalian internal seperti yang dikembangkan oleh Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission.

Dengan penerapan risk control yang efektif, institusi dapat meminimalkan kegagalan settlement, menghindari salah saji laporan keuangan, menjaga likuiditas, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Oleh karena itu, penguatan kontrol pada proses clearing, settlement, dan rekonsiliasi menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan integritas sistem keuangan.

Penjabaran konsep dan silabus dari training

Pelatihan Risk Control pada Proses Clearing, Settlement, dan Rekonsiliasi dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengendalian risiko dalam siklus transaksi keuangan, mulai dari proses pencocokan (clearing), penyelesaian akhir (settlement), hingga pencocokan data internal dan eksternal (rekonsiliasi). Pelatihan ini membahas bagaimana risiko operasional, risiko likuiditas, risiko kredit, dan risiko fraud dapat muncul dalam setiap tahapan transaksi, serta bagaimana merancang sistem kontrol yang efektif, terdokumentasi, dan sesuai regulasi. Peserta tidak hanya memahami alur proses, tetapi juga mampu mengidentifikasi titik rawan risiko dan menerapkan mekanisme pengendalian berbasis praktik terbaik industri.

Secara keilmuan, pelatihan ini merupakan turunan dari disiplin Manajemen Risiko, khususnya risiko operasional dan risiko keuangan, yang terintegrasi dengan pengendalian internal, akuntansi keuangan, serta tata kelola perusahaan. Kerangka pengendalian yang digunakan mengacu pada prinsip internal control seperti yang dikembangkan oleh Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission, serta praktik regulasi yang diterapkan dalam sistem keuangan Indonesia di bawah pengawasan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Dalam konteks pasar modal, proses ini juga berkaitan dengan mekanisme yang dijalankan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia.

Pelatihan ini sangat cocok diikuti oleh staf operasional perbankan, treasury, back office, unit settlement, kustodian, lembaga pembiayaan, perusahaan sekuritas, serta profesional di bidang finance, accounting, risk management, compliance, dan internal audit. Selain itu, supervisor dan manajer yang bertanggung jawab atas pengawasan transaksi harian juga sangat relevan mengikuti pelatihan ini untuk memperkuat fungsi kontrol dan monitoring.

Mengikuti pelatihan ini penting karena proses clearing, settlement, dan rekonsiliasi sering kali dianggap sebagai aktivitas administratif rutin, padahal di dalamnya terdapat potensi risiko yang signifikan. Kesalahan pencatatan, keterlambatan penyelesaian, atau selisih rekonsiliasi yang tidak tertangani dapat berdampak pada kerugian finansial, sanksi regulator, hingga menurunnya kepercayaan nasabah. Melalui pelatihan ini, peserta akan memiliki kemampuan untuk membangun kontrol yang preventif dan detektif, meningkatkan akurasi transaksi, memperkuat kepatuhan, serta mendukung stabilitas operasional institusi secara keseluruhan.

1.2. Materi Pelatihan

  • Overview proses clearing, settlement, dan rekonsiliasi dalam perbankan dan pasar modal.

  • Identifikasi dan pemetaan risiko pada siklus transaksi keuangan.

  • Desain dan implementasi risk control (segregation of duties, maker-checker, limit control, exception handling).

  • Monitoring failed settlement dan pengelolaan recon break.

  • Rekonsiliasi kas dan efek serta investigasi selisih transaksi.

  • Peran fungsi risk management, compliance, dan internal audit dalam penguatan kontrol.

  • Studi kasus kegagalan settlement dan dampaknya terhadap institusi keuangan.

1.3. Tujuan Pelatihan

  • Memahami alur proses clearing, settlement, dan rekonsiliasi dalam industri keuangan.

  • Mengidentifikasi risiko operasional, likuiditas, kredit, dan fraud pada setiap tahapan proses.

  • Menerapkan prinsip risk control berbasis internal control framework seperti Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission.

  • Meningkatkan efektivitas monitoring dan pelaporan atas transaksi keuangan.

  • Memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di bawah pengawasan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

  • Meminimalkan potensi kerugian dan kesalahan pencatatan melalui kontrol preventif dan detektif.

Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Risk Control pada Proses Clearing, Settlement, dan Rekonsiliasi

terkait informasi mengenai teknis penyelenggaraan silahkan klik tautan di informasi yang diinginkan :

2.1. Tempat Pelatihan

2.2. Jenis Pelatihan 

2.3. Calon Participant 

2.4. Metode Pembelajaran

2.5. Fasilitas Pelatihan

Investasi dan Jadwal Pelatihan Risk Control pada Proses Clearing, Settlement, dan Rekonsiliasi

bila anda ingin mengetahui detail mengenai investasi dan jadwal pelatihan silahkan klik tautan dibawah ini :

3.1. Investasi Pelatihan Risk Control pada Proses Clearing, Settlement, dan Rekonsiliasi

3.2. Jadwal Pelatihan Risk Control pada Proses Clearing, Settlement, dan Rekonsiliasi

Mengapa Pelatihan Risk Control pada Proses Clearing, Settlement, dan Rekonsiliasi hingga Pelaksanaan harus bekerjasama dengan PT. Golden Regency Consulting

Pertanyaan selanjutnya yang akan muncul adalah mengapa harus dengan GRC Training. Berikut adalah keuntungan yang dapat diambil bila bekerjasama dengan GRC Training.

  • Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
  • Kami merupakan penyelenggara pelatihan yang berpengalaman, telah berdiri sejak 7 Tahun silam.
  • Memiliki Sumber Daya Trainer yang berpengalaman dalam mengajar maupun pengalaman dalam praktek.
  • Pelaksanaan Pelatihan mengikuti waktu dari calon peserta.
  • Tidak perlu menunggu kuota peserta, kami menyediakan kelas private.
  • Konsultasi post event dengan trainer.

Permohonan Proposal Pelatihan Risk Control pada Proses Clearing, Settlement, dan Rekonsiliasi

Kemudian apa yang harus dilakukan, bila calon peserta ingin mendaftarkan atau meminta proposal Pelatihan. Selanjutnya cukup dengan mengisi formulir klik disini. namun bila ingin menanyakan hal hal terkait Pelatihan bisa menghubungi kami di nomor whatsapp.

Tertarik bekerja sama dengan GRC Training? Dan ingin mengadakan pelatihan bersama kami? Sila hubungi kami pada nomor berikut 081802214168 (Puguh) atau ingin konsultasi terlebih dahulu melalui whatsapp kami di link berikut.[AL]

whatsapp