Training Manajemen Risiko Transaksi Massal pada Sistem Kliring Nasional

Manajemen Risiko Transaksi Massal pada Sistem Kliring Nasional berfokus pada pengelolaan dan pengendalian risiko yang timbul dari pemrosesan transaksi dalam jumlah besar yang diproses melalui sistem kliring terpusat. Dalam konteks Indonesia, sistem ini dijalankan melalui infrastruktur yang dikelola dan diawasi oleh Bank Indonesia sebagai otoritas sistem pembayaran. Transaksi massal seperti transfer antarbank, pembayaran tagihan, payroll, hingga transaksi ritel elektronik diproses secara terstruktur melalui mekanisme kliring yang menuntut akurasi, kecepatan, dan keamanan tinggi. Manajemen risiko dalam sistem ini mencakup pengendalian risiko operasional, risiko likuiditas, risiko sistem, hingga risiko fraud yang dapat muncul akibat kesalahan data, kegagalan sistem, atau lonjakan volume transaksi.

Latar belakang pentingnya manajemen risiko transaksi massal didorong oleh pesatnya digitalisasi layanan keuangan dan meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap sistem pembayaran elektronik. Volume transaksi yang besar dalam waktu singkat meningkatkan potensi terjadinya bottleneck, kegagalan proses (processing failure), maupun mismatch data antarbank. Jika tidak dikelola dengan baik, gangguan pada sistem kliring nasional dapat berdampak luas terhadap stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan publik. Oleh karena itu, diperlukan kerangka pengendalian risiko yang terintegrasi, mulai dari validasi data otomatis, pengaturan limit transaksi, monitoring likuiditas peserta, hingga mekanisme contingency plan dan disaster recovery. Pendekatan ini umumnya mengacu pada prinsip manajemen risiko dan pengendalian internal internasional, seperti yang dikembangkan oleh Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission, untuk memastikan sistem kliring nasional tetap andal, aman, dan efisien dalam mendukung aktivitas ekonomi.

Penjabaran konsep dan silabus dari training

Pelatihan Manajemen Risiko Transaksi Massal pada Sistem Kliring Nasional dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan risiko dalam pemrosesan transaksi dalam jumlah besar yang berjalan melalui sistem kliring terpusat. Fokus pelatihan ini adalah bagaimana institusi keuangan mengidentifikasi, mengukur, memitigasi, dan memantau risiko yang muncul akibat tingginya volume transaksi, ketergantungan pada sistem teknologi, serta keterkaitan antarbank dalam satu infrastruktur pembayaran nasional. Peserta akan memahami potensi risiko seperti kegagalan sistem, kesalahan data, risiko likuiditas antar peserta, hingga risiko fraud, serta bagaimana membangun kontrol yang efektif dan responsif.

Secara keilmuan, pelatihan ini merupakan turunan dari disiplin Manajemen Risiko, khususnya risiko operasional dan risiko sistem pembayaran, yang terintegrasi dengan ilmu keuangan, perbankan, serta tata kelola dan pengendalian internal. Kerangka pembahasannya mengacu pada prinsip pengendalian internal seperti yang dikembangkan oleh Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission serta regulasi sistem pembayaran yang berada di bawah pengawasan Bank Indonesia sebagai otoritas sistem kliring dan pembayaran nasional.

Pelatihan ini sangat cocok bagi staf operasional sistem pembayaran, unit kliring, back office perbankan, treasury, risk management, compliance, internal audit, serta pejabat pengawas transaksi di lembaga keuangan. Selain itu, manajer dan supervisor yang bertanggung jawab terhadap kelancaran proses transaksi massal juga sangat relevan untuk mengikuti pelatihan ini.

Mengikuti pelatihan ini penting karena transaksi massal memiliki karakteristik risiko yang berbeda dibandingkan transaksi individual. Gangguan kecil dalam sistem kliring nasional dapat berdampak luas terhadap likuiditas bank, keterlambatan pembayaran, bahkan potensi risiko sistemik. Dengan memahami manajemen risiko yang tepat, peserta dapat memperkuat kontrol preventif dan detektif, meningkatkan keandalan proses transaksi, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta menjaga stabilitas dan reputasi institusi dalam ekosistem sistem pembayaran nasional.

1.2. Materi Pelatihan

  • Gambaran umum Sistem Kliring Nasional dan mekanisme transaksi massal.

  • Karakteristik dan kompleksitas transaksi volume tinggi.

  • Identifikasi dan pemetaan risiko pada sistem kliring.

  • Desain pengendalian risiko (limit control, segregation of duties, maker-checker, monitoring likuiditas).

  • Manajemen kegagalan proses (failed transaction & contingency plan).

  • Rekonsiliasi dan monitoring exception pada transaksi massal.

  • Studi kasus gangguan sistem kliring dan dampaknya terhadap institusi.

1.3. Tujuan Pelatihan

  • Memahami mekanisme transaksi massal dalam sistem kliring nasional.

  • Mengidentifikasi risiko operasional, risiko likuiditas, risiko sistem, dan risiko fraud pada transaksi volume tinggi.

  • Menerapkan prinsip manajemen risiko dan pengendalian internal sesuai praktik terbaik internasional seperti Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission.

  • Memperkuat kontrol preventif dan detektif dalam pemrosesan transaksi massal.

  • Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi sistem pembayaran di bawah pengawasan Bank Indonesia.

  • Mendukung stabilitas operasional dan reputasi institusi keuangan.

Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Manajemen Risiko Transaksi Massal pada Sistem Kliring Nasional

terkait informasi mengenai teknis penyelenggaraan silahkan klik tautan di informasi yang diinginkan :

2.1. Tempat Pelatihan

2.2. Jenis Pelatihan 

2.3. Calon Participant 

2.4. Metode Pembelajaran

2.5. Fasilitas Pelatihan

Investasi dan Jadwal Pelatihan Manajemen Risiko Transaksi Massal pada Sistem Kliring Nasional

bila anda ingin mengetahui detail mengenai investasi dan jadwal pelatihan silahkan klik tautan dibawah ini :

3.1. Investasi Pelatihan Manajemen Risiko Transaksi Massal pada Sistem Kliring Nasional

3.2. Jadwal Pelatihan Manajemen Risiko Transaksi Massal pada Sistem Kliring Nasional

Mengapa Pelatihan Manajemen Risiko Transaksi Massal pada Sistem Kliring Nasional hingga Pelaksanaan harus bekerjasama dengan PT. Golden Regency Consulting

Pertanyaan selanjutnya yang akan muncul adalah mengapa harus dengan GRC Training. Berikut adalah keuntungan yang dapat diambil bila bekerjasama dengan GRC Training.

  • Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
  • Kami merupakan penyelenggara pelatihan yang berpengalaman, telah berdiri sejak 7 Tahun silam.
  • Memiliki Sumber Daya Trainer yang berpengalaman dalam mengajar maupun pengalaman dalam praktek.
  • Pelaksanaan Pelatihan mengikuti waktu dari calon peserta.
  • Tidak perlu menunggu kuota peserta, kami menyediakan kelas private.
  • Konsultasi post event dengan trainer.

Permohonan Proposal Pelatihan Manajemen Risiko Transaksi Massal pada Sistem Kliring Nasional

Kemudian apa yang harus dilakukan, bila calon peserta ingin mendaftarkan atau meminta proposal Pelatihan. Selanjutnya cukup dengan mengisi formulir klik disini. namun bila ingin menanyakan hal hal terkait Pelatihan bisa menghubungi kami di nomor whatsapp.

Tertarik bekerja sama dengan GRC Training? Dan ingin mengadakan pelatihan bersama kami? Sila hubungi kami pada nomor berikut 081802214168 (Puguh) atau ingin konsultasi terlebih dahulu melalui whatsapp kami di link berikut.[AL]

whatsapp