Training Fraud Detection Awareness untuk Level Supervisor

Fraud Detection Awareness untuk Level Supervisor merupakan penguatan kapasitas pengawasan yang menekankan pada kesadaran, sensitivitas, dan tanggung jawab supervisor dalam mengenali serta merespons potensi kecurangan di lingkungan kerja. Pada level ini, supervisor berada pada posisi strategis sebagai penghubung antara manajemen dan pelaksana operasional, sehingga memiliki akses langsung terhadap aktivitas harian, proses administrasi, serta dinamika perilaku tim. Posisi tersebut menjadikan supervisor sebagai garda terdepan dalam mendeteksi indikasi awal penyimpangan sebelum berkembang menjadi risiko yang lebih besar.

Latar belakang urgensi fraud detection awareness semakin kuat seiring meningkatnya kompleksitas proses bisnis, tekanan pencapaian target, serta digitalisasi sistem kerja. Tekanan kinerja yang tinggi dapat memunculkan peluang dan motivasi untuk melakukan manipulasi, penyalahgunaan aset, konflik kepentingan, atau bentuk kecurangan lainnya. Tanpa kesadaran yang memadai, supervisor dapat melewatkan tanda-tanda awal seperti perubahan perilaku karyawan, ketidaksesuaian dokumen, transaksi yang tidak lazim, atau pola kerja yang tidak transparan. Padahal, banyak kasus fraud berlangsung dalam jangka waktu lama karena kurangnya kepekaan terhadap red flags tersebut.

Di era digital, risiko juga berkembang dalam bentuk manipulasi data, penyalahgunaan akses sistem, atau rekayasa transaksi elektronik. Hal ini menuntut supervisor untuk memahami pentingnya segregasi tugas, pembatasan hak akses, dokumentasi yang akurat, serta mekanisme pelaporan yang aman dan terpercaya. Kesadaran ini bukan berarti menjadikan supervisor sebagai investigator, tetapi sebagai pengawas yang proaktif, objektif, dan berintegritas.

Dengan adanya fraud detection awareness yang kuat pada level supervisor, organisasi dapat memperkuat lini pertahanan pertama dalam sistem pengendalian internal. Supervisor tidak hanya berfungsi sebagai pengendali operasional, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai etika, transparansi, dan akuntabilitas. Pendekatan ini pada akhirnya mendukung terciptanya budaya kerja yang bersih, disiplin, dan berorientasi pada tata kelola yang baik.

Penjabaran konsep dan silabus dari training

Fraud Detection Awareness merupakan program penguatan kompetensi yang dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman komprehensif mengenai konsep, pola, serta indikasi awal terjadinya kecurangan dalam organisasi. Fokus utamanya adalah membangun kesadaran (awareness) terhadap berbagai bentuk fraud seperti penyalahgunaan aset, manipulasi laporan, konflik kepentingan, hingga kolusi dengan pihak eksternal. Program ini tidak hanya membahas aspek teknis pendeteksian, tetapi juga menekankan pentingnya integritas, budaya kepatuhan, serta peran setiap individu dalam sistem pengendalian internal organisasi. Peserta diajak memahami bagaimana fraud dapat terjadi melalui kombinasi tekanan, peluang, dan rasionalisasi, serta bagaimana mengenali red flags sebelum menimbulkan dampak finansial maupun reputasi yang signifikan.

Secara keilmuan, Fraud Detection Awareness merupakan turunan dari disiplin audit internal, manajemen risiko, akuntansi forensik, serta tata kelola perusahaan (good corporate governance). Kerangka pengendalian internal seperti yang dikembangkan oleh Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO) menjadi salah satu referensi penting dalam memahami struktur pengendalian dan mekanisme pencegahan fraud. Selain itu, konsep ini juga berkaitan dengan sistem manajemen anti-penyuapan seperti yang diatur dalam ISO 37001, yang menekankan pentingnya kebijakan, prosedur, dan budaya organisasi dalam mencegah praktik kecurangan dan korupsi.

Program ini sangat cocok diikuti oleh supervisor, kepala unit, manajer operasional, staf keuangan dan akuntansi, auditor internal, tim kepatuhan (compliance), serta personel SDM yang memiliki fungsi pengawasan atau keterlibatan dalam proses bisnis. Selain itu, pimpinan proyek dan pejabat pengadaan juga relevan mengikuti program ini karena memiliki potensi eksposur risiko fraud yang cukup tinggi dalam aktivitasnya.

Mengikuti program ini menjadi penting karena fraud tidak selalu terjadi akibat lemahnya sistem, tetapi sering kali karena rendahnya kesadaran dan sensitivitas terhadap risiko. Banyak kasus kecurangan berlangsung dalam jangka waktu lama karena gejala awalnya diabaikan atau dianggap sebagai kesalahan administratif biasa. Dengan pemahaman yang tepat, peserta akan mampu mengidentifikasi anomali, memahami mekanisme pelaporan yang benar, serta berkontribusi dalam menciptakan budaya transparansi dan akuntabilitas. Pada akhirnya, peningkatan awareness terhadap fraud bukan hanya melindungi aset organisasi, tetapi juga menjaga reputasi, keberlanjutan usaha, dan kepercayaan para pemangku kepentingan.

1.2. Materi Pelatihan

  • Konsep dasar fraud dan Fraud Triangle (pressure, opportunity, rationalization).

  • Jenis-jenis fraud: asset misappropriation, fraudulent financial reporting, corruption.

  • Faktor risiko dan area rawan fraud dalam proses bisnis.

  • Red flags dan teknik identifikasi indikasi kecurangan.

  • Sistem pengendalian internal berdasarkan kerangka Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO).

  • Peran supervisor dan manajemen dalam pencegahan dan deteksi fraud.

  • Mekanisme pelaporan (whistleblowing system) dan etika penanganan dugaan fraud.

  • Studi kasus dan pembahasan praktik fraud di berbagai sektor industri.

1.3. Tujuan Pelatihan

  • Meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dasar fraud dan faktor penyebab terjadinya kecurangan.

  • Membangun kesadaran terhadap berbagai bentuk dan modus fraud di lingkungan organisasi.

  • Membekali peserta dengan kemampuan mengidentifikasi red flags dan potensi risiko fraud sejak dini.

  • Memperkuat peran peserta sebagai bagian dari lini pertahanan pertama (first line of defense) dalam sistem pengendalian internal.

  • Mendorong terbentuknya budaya integritas, transparansi, dan kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan.

Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Fraud Detection Awareness untuk Level Supervisor

terkait informasi mengenai teknis penyelenggaraan silahkan klik tautan di informasi yang diinginkan :

2.1. Tempat Pelatihan

2.2. Jenis Pelatihan 

2.3. Calon Participant 

2.4. Metode Pembelajaran

2.5. Fasilitas Pelatihan

Investasi dan Jadwal Pelatihan Fraud Detection Awareness untuk Level Supervisor

bila anda ingin mengetahui detail mengenai investasi dan jadwal pelatihan silahkan klik tautan dibawah ini :

3.1. Investasi Pelatihan Fraud Detection Awareness untuk Level Supervisor

3.2. Jadwal Pelatihan Fraud Detection Awareness untuk Level Supervisor

Mengapa Pelatihan Fraud Detection Awareness untuk Level Supervisor hingga Pelaksanaan harus bekerjasama dengan PT. Golden Regency Consulting

Pertanyaan selanjutnya yang akan muncul adalah mengapa harus dengan GRC Training. Berikut adalah keuntungan yang dapat diambil bila bekerjasama dengan GRC Training.

  • Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
  • Kami merupakan penyelenggara pelatihan yang berpengalaman, telah berdiri sejak 7 Tahun silam.
  • Memiliki Sumber Daya Trainer yang berpengalaman dalam mengajar maupun pengalaman dalam praktek.
  • Pelaksanaan Pelatihan mengikuti waktu dari calon peserta.
  • Tidak perlu menunggu kuota peserta, kami menyediakan kelas private.
  • Konsultasi post event dengan trainer.

Permohonan Proposal Pelatihan Fraud Detection Awareness untuk Level Supervisor

Kemudian apa yang harus dilakukan, bila calon peserta ingin mendaftarkan atau meminta proposal Pelatihan. Selanjutnya cukup dengan mengisi formulir klik disini. namun bila ingin menanyakan hal hal terkait Pelatihan bisa menghubungi kami di nomor whatsapp.

Tertarik bekerja sama dengan GRC Training? Dan ingin mengadakan pelatihan bersama kami? Sila hubungi kami pada nomor berikut 081802214168 (Puguh) atau ingin konsultasi terlebih dahulu melalui whatsapp kami di link berikut.[AL]

whatsapp