Training Praktisi ESG (Environmental, Social, Governance) untuk UMKM

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep Environmental, Social, dan Governance (ESG) semakin menjadi perhatian utama dalam dunia bisnis global. ESG tidak lagi dipandang sebagai isu eksklusif perusahaan besar atau korporasi multinasional, melainkan telah berkembang menjadi standar keberlanjutan yang memengaruhi seluruh rantai nilai bisnis, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Perubahan regulasi, tuntutan pasar, serta meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan dan sosial mendorong UMKM untuk mulai memahami dan menerapkan prinsip ESG secara bertahap dan kontekstual.

UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, baik dari sisi kontribusi terhadap PDB, penciptaan lapangan kerja, maupun penguatan ekonomi lokal. Namun, di sisi lain, banyak UMKM masih menghadapi keterbatasan pemahaman, sumber daya, dan kapasitas dalam mengadopsi praktik keberlanjutan. ESG sering kali dianggap sebagai konsep yang rumit, mahal, dan hanya relevan bagi perusahaan besar. Padahal, jika diterjemahkan secara praktis, ESG justru dapat menjadi alat strategis bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing, kepercayaan pasar, dan keberlanjutan usaha jangka panjang.

Konsep Praktisi ESG untuk UMKM hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Pendekatan ini menekankan bahwa ESG bukan sekadar kewajiban kepatuhan atau tuntutan regulasi, melainkan kerangka kerja yang membantu UMKM menjalankan bisnis secara lebih bertanggung jawab, efisien, dan berorientasi masa depan. Bagi UMKM, penerapan ESG tidak harus dimulai dari sistem yang kompleks, tetapi dari praktik-praktik sederhana yang relevan dengan skala usaha, konteks lokal, dan kapasitas yang dimiliki.

Dari aspek Environmental, UMKM didorong untuk memahami dampak aktivitas usahanya terhadap lingkungan, seperti penggunaan energi, air, bahan baku, serta pengelolaan limbah. Praktik ramah lingkungan tidak hanya berkontribusi pada pelestarian alam, tetapi juga dapat menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi. Dari sisi Social, UMKM berperan besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil, aman, dan inklusif, serta berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat sekitar. Sementara itu, aspek Governance membantu UMKM membangun tata kelola usaha yang transparan, akuntabel, dan beretika, yang menjadi fondasi kepercayaan bagi mitra, konsumen, dan lembaga keuangan.

Penjabaran konsep dan silabus dari training

Program Praktisi ESG (Environmental, Social, Governance) untuk UMKM dirancang untuk membekali pelaku usaha, pendamping UMKM, dan pemangku kepentingan terkait dengan pemahaman praktis dan aplikatif mengenai ESG. Program ini menempatkan peserta sebagai praktisi, bukan sekadar pengamat konsep. Peserta diajak memahami bagaimana prinsip ESG dapat diterjemahkan menjadi kebijakan sederhana, prosedur kerja, dan keputusan bisnis sehari-hari yang realistis dan berdampak.

Secara konseptual, program ini menekankan bahwa ESG bagi UMKM adalah perjalanan bertahap, bukan target instan. Fokus utamanya adalah membangun mindset keberlanjutan, kesadaran risiko dan peluang, serta kemampuan mengambil keputusan yang mempertimbangkan dampak jangka panjang. Dengan pendekatan ini, UMKM tidak hanya bertahan dalam dinamika pasar, tetapi juga tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Dari sisi keilmuan, Praktisi ESG untuk UMKM merupakan irisan dari beberapa disiplin ilmu. Program ini berakar pada sustainability studies dan environmental management, yang membahas pengelolaan dampak lingkungan secara bertanggung jawab. Selain itu, ia terhubung dengan ilmu sosial dan pembangunan masyarakat, tata kelola perusahaan (corporate governance), serta manajemen risiko dan kepatuhan. Dalam konteks UMKM, pendekatan ini juga diperkaya dengan perspektif kewirausahaan berkelanjutan dan ekonomi inklusif.

Program ini sangat relevan bagi pemilik dan pengelola UMKM, manajer operasional, pendamping UMKM, koperasi, komunitas wirausaha, serta lembaga pembina UMKM seperti pemerintah daerah, BUMN, dan lembaga keuangan. Selain itu, program ini juga bermanfaat bagi konsultan, fasilitator CSR, dan praktisi pemberdayaan ekonomi lokal yang ingin memahami ESG dari sudut pandang UMKM.

Alasan utama mengikuti program Praktisi ESG untuk UMKM adalah karena ESG semakin menjadi faktor penentu dalam akses pembiayaan, kemitraan bisnis, dan kepercayaan pasar. Lembaga keuangan, perusahaan besar, dan konsumen kini semakin mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam memilih mitra usaha. UMKM yang memiliki pemahaman dan praktik ESG yang baik akan lebih siap menghadapi tuntutan tersebut, sekaligus memiliki posisi tawar yang lebih kuat.

Selain itu, ESG membantu UMKM mengelola risiko usaha secara lebih komprehensif. Risiko lingkungan, konflik sosial, dan tata kelola yang lemah sering kali menjadi penyebab utama kegagalan usaha dalam jangka panjang. Dengan menerapkan prinsip ESG secara sederhana dan konsisten, UMKM dapat membangun fondasi usaha yang lebih tangguh, adaptif, dan dipercaya.

1.2. Materi Pelatihan

  • Pengantar ESG dan relevansinya bagi UMKM

  • Tantangan dan peluang keberlanjutan di sektor UMKM

  • Aspek Environmental: efisiensi sumber daya dan pengelolaan limbah

  • Aspek Social: ketenagakerjaan, keselamatan, dan dampak sosial

  • Aspek Governance: tata kelola sederhana dan transparan

  • Identifikasi risiko dan peluang ESG pada UMKM

  • Integrasi ESG dalam operasional dan pengambilan keputusan

  • Praktik ESG berbasis skala dan konteks UMKM

  • Pengukuran sederhana dan pelaporan ESG untuk UMKM

  • Roadmap penerapan ESG bertahap dan berkelanjutan

1.3. Tujuan Pelatihan

  • Meningkatkan pemahaman UMKM tentang konsep dan prinsip ESG

  • Membantu UMKM menerjemahkan ESG ke dalam praktik bisnis sehari-hari

  • Mendorong penerapan usaha yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab sosial

  • Memperkuat tata kelola UMKM yang transparan dan beretika

  • Meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM

  • Mendukung akses UMKM terhadap pembiayaan dan kemitraan strategis

Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Praktisi ESG (Environmental, Social, Governance) untuk UMKM

terkait informasi mengenai teknis penyelenggaraan silahkan klik tautan di informasi yang diinginkan :

2.1. Tempat Pelatihan

2.2. Jenis Pelatihan 

2.3. Calon Participant 

2.4. Metode Pembelajaran

2.5. Fasilitas Pelatihan

Investasi dan Jadwal Pelatihan Praktisi ESG (Environmental, Social, Governance) untuk UMKM

bila anda ingin mengetahui detail mengenai investasi dan jadwal pelatihan silahkan klik tautan dibawah ini :

3.1. Investasi Pelatihan Praktisi ESG (Environmental, Social, Governance) untuk UMKM

3.2. Jadwal Pelatihan Praktisi ESG (Environmental, Social, Governance) untuk UMKM

Mengapa Pelatihan Praktisi ESG (Environmental, Social, Governance) untuk UMKM hingga Pelaksanaan harus bekerjasama dengan PT. Golden Regency Consulting

Pertanyaan selanjutnya yang akan muncul adalah mengapa harus dengan GRC Training. Berikut adalah keuntungan yang dapat diambil bila bekerjasama dengan GRC Training.

  • Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
  • Kami merupakan penyelenggara pelatihan yang berpengalaman, telah berdiri sejak 7 Tahun silam.
  • Memiliki Sumber Daya Trainer yang berpengalaman dalam mengajar maupun pengalaman dalam praktek.
  • Pelaksanaan Pelatihan mengikuti waktu dari calon peserta.
  • Tidak perlu menunggu kuota peserta, kami menyediakan kelas private.
  • Konsultasi post event dengan trainer.

Permohonan Proposal Pelatihan Praktisi ESG (Environmental, Social, Governance) untuk UMKM

Kemudian apa yang harus dilakukan, bila calon peserta ingin mendaftarkan atau meminta proposal Pelatihan. Selanjutnya cukup dengan mengisi formulir klik disini. namun bila ingin menanyakan hal hal terkait Pelatihan bisa menghubungi kami di nomor whatsapp.

Tertarik bekerja sama dengan GRC Training? Dan ingin mengadakan pelatihan bersama kami? Sila hubungi kami pada nomor berikut 081802214168 (Puguh) atau ingin konsultasi terlebih dahulu melalui whatsapp kami di link berikut.[AL]

whatsapp