Training-grc.com – Interview kerja adalah salah satu tahap paling penting dalam proses perekrutan. Sebagai calon karyawan, menghadapi interview dengan teknik yang tepat dapat membuat perbedaan besar dalam peluang Anda untuk diterima. Interview adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, kepribadian, dan keterampilan Anda yang tidak bisa dipaparkan hanya melalui CV atau lamaran kerja. Oleh karena itu, memahami teknik interview dan cara menjalaninya dengan efektif sangat penting agar Anda bisa tampil maksimal dan menonjol di hadapan pewawancara.
Nah pada artikel kali ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai berbagai teknik interview yang digunakan oleh perusahaan dalam proses seleksi karyawan, serta memberikan tips lolos interview yang dapat membantu Anda mempersiapkan diri dengan baik.
Yuk, Simak Penjelasanya!
Apa Itu Interview?
Sebelum membahas lebih jauh tentang teknik-teknik interview, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa itu interview. Interview, dalam konteks perekrutan, merupakan sebuah proses percakapan atau tanya jawab yang dilakukan antara calon karyawan dengan pewawancara (biasanya pihak HR atau manajer perekrutan). Hal ini dilakukan untuk menilai apakah calon tersebut cocok untuk posisi yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Dalam interview, pewawancara akan menggali berbagai informasi terkait pengalaman kerja, kemampuan teknis, sikap, motivasi, serta kemampuan interpersonal calon karyawan. Sementara itu, bagi calon pekerja, interview menjadi kesempatan untuk menampilkan diri secara langsung, menjelaskan pengalaman, serta menunjukkan keahlian yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.
Baca Juga: People Development – Tips Meningkatkan Potensi Karyawan Anda!
Teknik Interview yang Umum Digunakan
Ada beberapa teknik interview yang umum digunakan oleh perusahaan untuk menggali informasi dari calon karyawan. Setiap teknik memiliki tujuan yang berbeda dan akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang kepribadian dan kompetensi pelamar. Berikut adalah beberapa teknik interview yang sering digunakan dalam proses seleksi kerja:
Interview Struktural (Structured Interview)

Pada interview struktural, pewawancara memiliki daftar pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya dan akan menanyakan pertanyaan yang sama kepada semua pelamar. Teknik ini bertujuan untuk mengurangi subjektivitas dalam penilaian dan memastikan setiap calon mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjawab. Biasanya, pertanyaan-pertanyaan dalam interview struktural akan fokus pada pengalaman kerja, keterampilan teknis, dan situasi kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Contoh pertanyaan dalam interview struktural:
- “Ceritakan pengalaman Anda dalam mengelola tim?”
- “Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi di pekerjaan sebelumnya dan bagaimana Anda mengatasinya?”
Interview Tidak Struktural (Unstructured Interview)

Interview tidak struktural lebih bersifat bebas dan fleksibel. Pewawancara tidak menggunakan daftar pertanyaan yang baku, melainkan lebih banyak melakukan percakapan yang mengalir, sering kali berdasarkan topik-topik yang muncul selama wawancara. Teknik ini memberi kesempatan bagi calon pekerja untuk menunjukkan kepribadian, sikap, dan kemampuan berkomunikasi dengan lebih bebas.
Contoh pertanyaan dalam interview tidak struktural:
- “Bagaimana Anda menggambarkan diri Anda dalam beberapa kata?”
- “Apa yang membuat Anda tertarik untuk melamar di perusahaan ini?”
Interview Panel (Panel Interview)

Dalam interview panel, calon pekerja akan diwawancarai oleh lebih dari satu pewawancara, yang biasanya terdiri dari perwakilan dari departemen HR, manajer lini, dan kadang-kadang seorang anggota tim teknis. Teknik ini bertujuan untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas tentang kandidat dari berbagai sudut pandang.
Pada interview panel, setiap pewawancara akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berbeda untuk menggali berbagai aspek dari kepribadian dan kemampuan kandidat.
Interview Kompetensi (Competency-Based Interview)

Interview kompetensi berfokus pada pengalaman masa lalu kandidat yang relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam pekerjaan yang dilamar. Pewawancara akan meminta kandidat untuk memberikan contoh spesifik yang menunjukkan keterampilan atau kompetensi tertentu, seperti kemampuan untuk bekerja dalam tim, kepemimpinan, atau keterampilan komunikasi.
Contoh pertanyaan dalam interview kompetensi:
- “Ceritakan tentang situasi di mana Anda harus mengambil keputusan penting dalam waktu singkat. Apa yang Anda lakukan?”
- “Bagaimana Anda mengatasi perbedaan pendapat dalam tim?”
Interview Psikologis (Psychological Interview)

Interview psikologis dilakukan untuk menggali aspek kepribadian dan psikologis calon pekerja. Teknik ini sering melibatkan penggunaan alat tes psikologi atau tes kepribadian untuk menilai apakah seorang kandidat memiliki sifat dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pewawancara mungkin juga mengajukan pertanyaan yang menguji bagaimana kandidat merespons situasi tertentu dan bagaimana mereka mengelola stres atau konflik.
Contoh pertanyaan dalam interview psikologis:
- “Bagaimana Anda mengelola stres dalam pekerjaan?”
- “Apa yang Anda lakukan jika memiliki masalah dengan rekan kerja?”
Interview Teknikal (Technical Interview)

Untuk posisi yang membutuhkan keterampilan teknis tertentu, seperti di bidang IT, teknik, atau desain, interview teknikal sering kali dilakukan. Pewawancara akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menguji keterampilan dan pengetahuan teknis kandidat dalam bidang yang relevan. Terkadang, kandidat juga diminta untuk menyelesaikan soal atau masalah teknis di tempat.
Contoh soal dalam interview teknikal:
- “Bagaimana cara mengoptimalkan kinerja database?”
- “Jelaskan cara kerja algoritma pengurutan seperti QuickSort.”
Tips Lolos Interview: Persiapan yang Matang
Lolos dalam interview kerja bukan hanya soal menjawab pertanyaan dengan benar, tetapi juga bagaimana Anda mempersiapkan diri dan tampil percaya diri. Berikut adalah beberapa tips lolos interview yang dapat membantu Anda mempersiapkan diri dengan lebih baik:
- Riset Perusahaan dan Posisi yang Dilamar – Sebelum melakukan interview, pastikan Anda sudah melakukan riset mendalam mengenai perusahaan dan posisi yang Anda lamar. Pahami visi, misi, serta budaya perusahaan. Juga, pelajari tentang pekerjaan yang Anda lamar, keterampilan yang dibutuhkan, serta tantangan yang mungkin Anda hadapi.
- Siapkan Contoh Pengalaman yang Relevan – Dalam interview kompetensi atau teknikal, sering kali Anda akan diminta untuk memberikan contoh pengalaman konkret. Siapkan beberapa contoh pengalaman yang relevan yang menunjukkan kemampuan Anda dalam menghadapi tantangan, bekerja dalam tim, atau menyelesaikan proyek dengan sukses.
- Perhatikan Penampilan – Penampilan Anda adalah hal pertama yang akan dilihat oleh pewawancara. Pastikan Anda berpakaian rapi, profesional, dan sesuai dengan budaya perusahaan. Sebagai contoh, jika Anda melamar di perusahaan yang lebih formal, pilihlah pakaian kerja yang konservatif. Namun, jika Anda melamar di perusahaan startup atau kreatif, pakaian yang lebih kasual masih bisa diterima.
- Berlatih Jawaban untuk Pertanyaan Umum – Ada beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan dalam interview kerja. Beberapa contohnya adalah: “Ceritakan tentang diri Anda.”, “Apa kelebihan dan kekurangan Anda?”, “Mengapa Anda tertarik melamar di perusahaan ini?”. Berlatihlah menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan cara yang jujur namun tetap positif.
Terakhir, pada saat interview perlu untuk Anda memperhatikan bahasa tubuh Anda. Pastikan Anda duduk tegak, menjaga kontak mata, dan menunjukkan ekspresi yang percaya diri. Hindari kebiasaan negatif seperti menggigit kuku atau memainkan pena, karena ini dapat memberi kesan tidak percaya diri.
Pada akhir interview, pewawancara biasanya akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk bertanya. Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan minat Anda pada perusahaan dan posisi tersebut. Tanyakan tentang tantangan yang dihadapi perusahaan atau bagaimana tim bekerja bersama.
Tingkatkan Kemampuan dan Karir Anda dengan Training dari Training-GRC.com!
Ingin mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk interview kerja atau meningkatkan keterampilan profesional Anda? Training-grc.com menawarkan berbagai program pelatihan yang dapat membantu Anda mengasah kompetensi dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Dapatkan pengetahuan terkini dalam manajemen risiko, kepatuhan, dan pengembangan karir yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Daftar sekarang di Training-grc.com dan mulai perjalanan Anda menuju kesuksesan karir dengan pelatihan berkualitas yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda!