Training Inisiasi Produk Digital pada Pemda dan Biller

Inisiasi produk digital pada Pemerintah Daerah (Pemda) dan biller (entitas penagih seperti PDAM, PLN daerah, rumah sakit daerah, pajak/retribusi, dan BUMD layanan publik) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi penerimaan daerah, memperluas kanal pembayaran, serta memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat. Transformasi ini tidak hanya menghadirkan aplikasi pembayaran, tetapi membangun ekosistem digital yang terintegrasi antara sistem keuangan daerah, sistem layanan, dan kanal pembayaran perbankan maupun fintech.

Di tingkat kebijakan nasional, pengembangan layanan digital Pemda perlu selaras dengan kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta arah transformasi digital nasional oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Untuk aspek sistem pembayaran, integrasi dengan infrastruktur pembayaran nasional seperti Bank Indonesia dan standar QRIS menjadi faktor penting agar transaksi aman, efisien, dan terdokumentasi secara akuntabel.

Pada sisi Pemda, inisiasi produk digital dapat mencakup sistem pajak dan retribusi online, e-BPHTB, e-PBB, e-parkir, e-ticketing objek wisata, hingga dashboard monitoring pendapatan asli daerah (PAD). Sementara pada sisi biller, pengembangan produk digital dapat berupa sistem billing terintegrasi, host-to-host dengan bank, payment gateway, virtual account, QRIS, serta notifikasi pembayaran real-time yang terhubung ke sistem akuntansi.

Keberhasilan inisiasi produk digital pada Pemda dan biller sangat ditentukan oleh kesiapan regulasi, kesiapan infrastruktur TI, integrasi sistem backend, serta tata kelola keamanan data. Tanpa desain arsitektur yang baik, risiko duplikasi sistem, kebocoran data, hingga ketidaksinkronan laporan keuangan dapat terjadi.

Penjabaran konsep dan silabus dari training

Pelatihan Inisiasi Produk Digital pada Pemda dan Biller dirancang untuk memberikan pemahaman strategis dan praktis mengenai bagaimana merancang, memulai, dan mengimplementasikan produk serta layanan digital di lingkungan Pemerintah Daerah dan entitas biller. Dalam konteks percepatan transformasi digital dan elektronifikasi transaksi daerah, Pemda dan pengelola tagihan daerah dituntut untuk mampu menghadirkan layanan yang efisien, terintegrasi, aman, dan mudah diakses masyarakat. Pelatihan ini membahas proses inisiasi mulai dari identifikasi kebutuhan layanan, penyusunan model bisnis dan value proposition, analisis regulasi, perencanaan sistem, hingga strategi kolaborasi dengan perbankan dan penyedia sistem pembayaran digital.

Materi pelatihan ini merupakan turunan dari disiplin Manajemen Strategis, Transformasi Digital, Administrasi Publik, Sistem Informasi, Manajemen Proyek, serta Tata Kelola dan Manajemen Risiko TI. Pendekatan yang digunakan menggabungkan perspektif kebijakan publik, teknologi, dan model bisnis agar peserta memahami inisiasi produk digital secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi teknis tetapi juga tata kelola dan keberlanjutan layanan.

Pelatihan ini relevan bagi pejabat dan staf Pemerintah Daerah seperti BPKAD, Bapenda, Diskominfo, serta pengelola BUMD dan biller yang bertanggung jawab atas layanan penagihan dan sistem pembayaran. Selain itu, pelatihan ini juga sesuai bagi tim IT, pengembang produk digital, project manager, serta pihak yang terlibat dalam program elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Transformasi digital di sektor publik tidak dapat dilakukan secara spontan tanpa perencanaan yang matang. Kegagalan dalam tahap inisiasi sering menyebabkan proyek digital tidak berjalan optimal, tidak terintegrasi, atau tidak dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami kerangka kerja yang sistematis dalam mengembangkan produk digital yang selaras dengan kebijakan nasional, termasuk integrasi sistem pembayaran sesuai standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan pemanfaatan instrumen seperti QRIS. Dengan kompetensi tersebut, organisasi dapat meningkatkan kualitas layanan publik, memperluas kanal pembayaran digital, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.

1.2. Materi Pelatihan

  1. Konsep Digitalisasi Layanan Publik dan Sistem Billing
  • Digital government & smart region
  • Konsep biller dalam ekosistem pembayaran
  • Arsitektur sistem pembayaran daerah
  1. Identifikasi Layanan yang Dapat Didigitalisasi
  • Pajak dan retribusi daerah
  • Layanan air minum, rumah sakit, pasar daerah
  • Objek wisata dan transportasi lokal
  1. Desain Arsitektur Sistem
  • Integrasi core system Pemda dengan billing system
  • Host-to-host dengan bank
  • Virtual account, QRIS, dan payment gateway
  • Rekonsiliasi dan settlement
  1. Tata Kelola dan Regulasi
  • Kepatuhan terhadap regulasi sistem pembayaran
  • Pengamanan data dan cyber security
  • Audit trail dan transparansi transaksi
  1. Model Kerja Sama dan Skema Bisnis
  • Kerja sama dengan bank dan fintech
  • Revenue sharing model
  • SLA dan pengelolaan vendor TI
  1. Implementasi dan Manajemen Perubahan
  • Migrasi dari sistem manual ke digital
  • Edukasi masyarakat dan ASN
  • Strategi peningkatan adopsi pembayaran non-tunai
  1. Monitoring dan Evaluasi Kinerja
  • KPI digitalisasi pendapatan
  • Dashboard monitoring real-time
  • Analisis peningkatan PAD dan efisiensi biaya

1.3. Tujuan Pelatihan

  1. Mengidentifikasi kebutuhan digitalisasi layanan pendapatan daerah.
  2. Memahami model integrasi sistem billing dengan perbankan dan payment gateway.
  3. Menyusun roadmap pengembangan produk digital berbasis layanan publik.
  4. Menganalisis kelayakan teknis, operasional, dan finansial.
  5. Mengelola risiko keamanan informasi dan perlindungan data.
  6. Menyusun skema kerja sama dengan bank, fintech, dan switching.
  7. Mengukur efektivitas digitalisasi terhadap peningkatan PAD dan efisiensi operasional.

Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Inisiasi Produk Digital pada Pemda dan Biller

terkait informasi mengenai teknis penyelenggaraan silahkan klik tautan di informasi yang diinginkan :

2.1. Tempat Pelatihan

2.2. Jenis Pelatihan 

2.3. Calon Participant 

2.4. Metode Pembelajaran

2.5. Fasilitas Pelatihan

Investasi dan Jadwal Pelatihan Inisiasi Produk Digital pada Pemda dan Biller

bila anda ingin mengetahui detail mengenai investasi dan jadwal pelatihan silahkan klik tautan dibawah ini :

3.1. Investasi Pelatihan Inisiasi Produk Digital pada Pemda dan Biller

3.2. Jadwal Pelatihan Inisiasi Produk Digital pada Pemda dan Biller

Mengapa Pelatihan Inisiasi Produk Digital pada Pemda dan Biller hingga Pelaksanaan harus bekerjasama dengan PT. Golden Regency Consulting

Pertanyaan selanjutnya yang akan muncul adalah mengapa harus dengan GRC Training. Berikut adalah keuntungan yang dapat diambil bila bekerjasama dengan GRC Training.

  • Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
  • Kami merupakan penyelenggara pelatihan yang berpengalaman, telah berdiri sejak 7 Tahun silam.
  • Memiliki Sumber Daya Trainer yang berpengalaman dalam mengajar maupun pengalaman dalam praktek.
  • Pelaksanaan Pelatihan mengikuti waktu dari calon peserta.
  • Tidak perlu menunggu kuota peserta, kami menyediakan kelas private.
  • Konsultasi post event dengan trainer.

Permohonan Proposal Pelatihan Inisiasi Produk Digital pada Pemda dan Biller

Kemudian apa yang harus dilakukan, bila calon peserta ingin mendaftarkan atau meminta proposal Pelatihan. Selanjutnya cukup dengan mengisi formulir klik disini. namun bila ingin menanyakan hal hal terkait Pelatihan bisa menghubungi kami di nomor whatsapp.

Tertarik bekerja sama dengan GRC Training? Dan ingin mengadakan pelatihan bersama kami? Sila hubungi kami pada nomor berikut 081802214168 (Puguh) atau ingin konsultasi terlebih dahulu melalui whatsapp kami di link berikut.[AL]

whatsapp