Dokumentasi Pelatihan Sustainability Report Offline Training PT PLN Nusantara Power Services Agustus 2026
1. Sustainability Report Training
Laporan keberlanjutan atau Sustainability Report merupakan salah satu instrumen penting bagi perusahaan untuk menyampaikan kinerja, komitmen, dan kontribusi perusahaan terhadap aspek ekonomi, lingkungan, sosial, serta tata kelola. Penyusunan laporan keberlanjutan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transparansi kepada pemangku kepentingan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengukur dan mengevaluasi penerapan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasionalnya.
PT PLN Nusantara Power Services sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa penunjang ketenagalistrikan perlu memperhatikan aspek keberlanjutan dalam pelaksanaan kegiatan bisnis, pengelolaan sumber daya, keselamatan kerja, tanggung jawab sosial, serta tata kelola perusahaan. Pengelolaan informasi dan data keberlanjutan yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi faktor penting dalam mendukung penyusunan laporan yang berkualitas.
Melalui Sustainability Report Training, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar pelaporan keberlanjutan, kerangka dan standar pelaporan yang relevan, identifikasi aspek material, pengumpulan data, pengukuran indikator kinerja keberlanjutan, serta penyusunan laporan yang sistematis. Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi peserta dalam mengelola informasi keberlanjutan dan memperkuat penerapan prinsip transparansi serta akuntabilitas perusahaan.

1.1 Tantangan dan Urgensi Industri Saat Ini
Latar Belakang Teknis
Perkembangan praktik bisnis berkelanjutan mendorong perusahaan untuk semakin memperhatikan dampak aktivitas operasional terhadap lingkungan, masyarakat, dan tata kelola. Pada sektor ketenagalistrikan dan jasa penunjangnya, aspek seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah, keselamatan dan kesehatan kerja, pengembangan sumber daya manusia, tanggung jawab sosial, serta kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan menjadi bagian penting yang perlu dikelola dan dievaluasi.
Salah satu tantangan dalam penyusunan laporan keberlanjutan adalah memastikan ketersediaan data yang konsisten dari berbagai unit kerja. Perbedaan metode pencatatan, keterbatasan dokumentasi, belum optimalnya koordinasi, dan kurangnya pemahaman mengenai indikator keberlanjutan dapat memengaruhi kualitas informasi yang disajikan dalam laporan.
Oleh karena itu, penguatan kompetensi dalam penyusunan Sustainability Report diperlukan agar perusahaan mampu mengidentifikasi informasi yang material, menentukan indikator yang relevan, melakukan verifikasi data, serta menyajikan informasi keberlanjutan secara transparan dan terstruktur.
1.2 Sekilas Penyelenggaraan Pelatihan
Sustainability Report Offline Training PT PLN Nusantara Power Services diselenggarakan pada Agustus 2026 melalui metode pelatihan tatap muka (offline training).
Program pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis dalam penyusunan laporan keberlanjutan. Pembelajaran mencakup pembahasan konsep, pengenalan standar pelaporan, diskusi mengenai indikator keberlanjutan, studi kasus, serta latihan penyusunan dan evaluasi informasi yang dapat digunakan dalam laporan perusahaan.
Melalui pendekatan pembelajaran tersebut, peserta diharapkan mampu memahami proses penyusunan Sustainability Report secara lebih menyeluruh, mulai dari identifikasi isu material hingga penyajian informasi yang mendukung transparansi dan evaluasi kinerja keberlanjutan perusahaan.
2. Tujuan Utama dan Ruang Lingkup Silabus
2.1 Pokok-Pokok Bahasan Utama Sustainability Report Training PT PLN Nusantara Power Services
Materi pelatihan disusun untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip, proses, dan teknik penyusunan laporan keberlanjutan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan, meliputi:
1. Konsep Dasar Keberlanjutan dan Sustainability Report
• Pengertian, tujuan, dan manfaat laporan keberlanjutan.
• Prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance atau ESG).
• Hubungan antara strategi bisnis, kinerja operasional, dan keberlanjutan.
• Peran Sustainability Report dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan.
2. Regulasi, Standar, dan Kerangka Pelaporan
• Pengenalan ketentuan pelaporan keberlanjutan yang relevan di Indonesia.
• Pengenalan standar Global Reporting Initiative (GRI).
• Gambaran umum standar dan kerangka pelaporan keberlanjutan lainnya yang relevan.
• Prinsip materialitas, kelengkapan, konsistensi, dan keterbandingan informasi.
• Penyesuaian pelaporan dengan kebutuhan dan karakteristik perusahaan.
3. Identifikasi Isu Material dan Pemangku Kepentingan
• Identifikasi isu keberlanjutan yang relevan dengan kegiatan perusahaan.
• Pemetaan pemangku kepentingan dan kebutuhan informasinya.
• Penentuan prioritas isu material.
• Hubungan antara dampak perusahaan dan topik keberlanjutan.
• Penyusunan daftar topik material sebagai dasar pelaporan.
4. Pengumpulan dan Pengelolaan Data Keberlanjutan
• Identifikasi kebutuhan data dari setiap unit kerja.
• Penentuan indikator kinerja keberlanjutan.
• Mekanisme pengumpulan, pencatatan, dan konsolidasi data.
• Validasi dan verifikasi data untuk menjaga akurasi informasi.
• Dokumentasi bukti pendukung dan pengendalian kualitas data.
5. Pelaporan Aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola
• Pengelolaan aspek lingkungan, termasuk energi, emisi, air, dan limbah sesuai relevansi kegiatan perusahaan.
• Pelaporan aspek ketenagakerjaan, keselamatan dan kesehatan kerja, serta pengembangan kompetensi.
• Pengungkapan program tanggung jawab sosial dan hubungan dengan masyarakat.
• Pelaporan tata kelola perusahaan, etika bisnis, manajemen risiko, dan kepatuhan.
• Pengukuran serta penyajian indikator kinerja keberlanjutan.
6. Teknik Penyusunan Sustainability Report
• Penyusunan struktur dan sistematika laporan keberlanjutan.
• Penyusunan narasi berdasarkan data dan bukti pendukung.
• Penyajian capaian, target, tantangan, serta rencana perbaikan.
• Penggunaan tabel, grafik, dan indikator untuk memperjelas informasi.
• Pemeriksaan konsistensi dan kelengkapan isi laporan.
7. Evaluasi dan Peningkatan Kualitas Laporan
• Peninjauan kesesuaian informasi dengan standar yang digunakan.
• Identifikasi kesenjangan data dan pengungkapan.
• Evaluasi keterukuran indikator serta pencapaian target.
• Penyusunan rekomendasi perbaikan proses pelaporan.
• Pengembangan rencana tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas laporan keberlanjutan.
2.2 Kompetensi yang Ditargetkan Bagi Peserta Digital Marketing & Strategi Pembiayaan Offline Training PT Tempo Utama Finance
Peningkatan Kompetensi Teknis
• Memahami prinsip dasar dan tujuan penyusunan Sustainability Report.
• Mengenali standar dan ketentuan pelaporan keberlanjutan yang relevan.
• Mengidentifikasi isu material dan indikator kinerja keberlanjutan.
• Mengelola proses pengumpulan, konsolidasi, dan validasi data.
• Menyusun informasi keberlanjutan secara sistematis dan berbasis bukti.
• Mengevaluasi kelengkapan serta konsistensi informasi dalam laporan.
• Mengidentifikasi peluang perbaikan dalam proses penyusunan laporan keberlanjutan.
Peningkatan Kompetensi Pendukung
• Meningkatkan ketelitian dalam pengelolaan data dan dokumentasi.
• Memperkuat koordinasi lintas unit kerja.
• Mengembangkan kemampuan analitis dalam mengevaluasi kinerja keberlanjutan.
• Meningkatkan pemahaman terhadap transparansi dan akuntabilitas perusahaan.
• Mendorong pola pikir yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
• Memperkuat kesadaran terhadap penerapan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasional.
3. Dinamika dan Jalannya Pelatihan (Highlight Kegiatan)
3.1 Pembelajaran Interaktif dan Studi Kasus Pelaporan Keberlanjutan
Sustainability Report Training menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif yang menggabungkan penyampaian materi, diskusi, studi kasus, serta latihan analisis data dan informasi keberlanjutan. Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep pelaporan keberlanjutan, tetapi juga mengenali penerapannya dalam proses kerja perusahaan.
Pembahasan dapat mencakup identifikasi isu material, pemilihan indikator kinerja, penentuan kebutuhan data, hingga penyusunan narasi laporan berdasarkan informasi yang tersedia. Studi kasus juga dapat digunakan untuk membahas tantangan yang muncul dalam proses konsolidasi data, pemeriksaan bukti pendukung, dan penyajian informasi yang konsisten.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai keterkaitan antara data operasional, pencapaian kinerja, dan pengungkapan keberlanjutan. Pendekatan praktis ini juga dapat membantu peserta mengenali aspek yang perlu diperbaiki dalam proses pengelolaan data dan penyusunan laporan.
3.2 Sesi Tanya Jawab dan Diskusi Solutif
tantangan penyusunan laporan keberlanjutan serta mendiskusikan pendekatan yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja.
Beberapa topik yang relevan untuk dibahas meliputi:
• Standar pelaporan: Bagaimana menentukan standar dan indikator yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan?
• Isu material: Bagaimana mengidentifikasi serta menentukan prioritas isu keberlanjutan yang paling relevan?
• Kualitas data: Bagaimana memastikan data dari berbagai unit kerja akurat, konsisten, dan dapat ditelusuri?
• Pengungkapan ESG: Bagaimana menyajikan informasi lingkungan, sosial, dan tata kelola secara terukur?
• Evaluasi kinerja: Bagaimana menghubungkan target, realisasi, tantangan, dan rencana perbaikan dalam laporan?
• Koordinasi lintas fungsi: Bagaimana meningkatkan kerja sama antarunit dalam pengumpulan dan verifikasi data keberlanjutan?
Melalui diskusi dan pembahasan kasus, peserta diharapkan dapat memperoleh perspektif yang lebih komprehensif mengenai penyusunan laporan keberlanjutan serta memahami pentingnya koordinasi, ketelitian, dan konsistensi dalam pengelolaan informasi perusahaan.
4. Manfaat & Impact Pasca-Pelatihan Bagi Perusahaan
4.1 Peningkatan Kualitas Pelaporan dan Pengelolaan Kinerja Keberlanjutan
Penerapan hasil pelatihan diharapkan dapat membantu PT PLN Nusantara Power Services meningkatkan kualitas proses penyusunan laporan keberlanjutan. Pemahaman mengenai standar pelaporan, isu material, indikator kinerja, dan pengelolaan data dapat menjadi dasar bagi perusahaan untuk menyusun informasi yang lebih terstruktur, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peningkatan kompetensi peserta juga diharapkan mendukung proses pengumpulan serta konsolidasi data lintas unit kerja. Dengan pengelolaan data yang lebih baik, perusahaan dapat memperkuat dokumentasi, mempermudah proses evaluasi, dan mengidentifikasi kesenjangan informasi yang perlu ditindaklanjuti.
Selain mendukung pelaporan, pemahaman mengenai indikator keberlanjutan dapat membantu perusahaan mengevaluasi kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola sesuai dengan ruang lingkup yang relevan. Informasi tersebut dapat menjadi salah satu masukan dalam penentuan prioritas program, pengembangan target, dan perencanaan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
4.2 Kesan dan Testimoni Peserta Manajemen Isu dan Komunikasi Krisis
Sustainability Report Training memberikan ruang pembelajaran bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya pelaporan keberlanjutan sebagai bagian dari transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan kinerja perusahaan.
Melalui pembahasan materi, diskusi, dan studi kasus, peserta diharapkan memperoleh wawasan mengenai proses identifikasi isu material, pengelolaan data, serta penyusunan informasi keberlanjutan yang lebih sistematis. Pemahaman tersebut dapat menjadi bekal dalam mendukung proses pelaporan dan evaluasi kinerja keberlanjutan di lingkungan perusahaan.
5. Mengapa Pengembangan Kompetensi Sustainability Report Berkelanjutan Sangat Penting?
• Transparansi dan Akuntabilitas: Pelaporan keberlanjutan membantu perusahaan menyampaikan informasi mengenai dampak, kebijakan, dan kinerja keberlanjutan kepada pemangku kepentingan.
• Peningkatan Kualitas Data: Pengelolaan data yang sistematis mendukung akurasi, konsistensi, dan keterlacakan informasi dalam laporan.
• Penguatan Tata Kelola: Proses pelaporan yang terstruktur mendorong pembagian tanggung jawab, pengendalian informasi, dan koordinasi lintas unit kerja.
• Pengelolaan Risiko dan Dampak: Identifikasi isu material membantu perusahaan memahami serta mengevaluasi aspek keberlanjutan yang relevan dengan kegiatan bisnisnya.
• Evaluasi Kinerja: Indikator yang terukur mendukung pemantauan capaian, identifikasi kesenjangan, dan penyusunan rencana perbaikan.
• Peningkatan Kepercayaan Pemangku Kepentingan: Informasi yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan dapat mendukung hubungan yang lebih baik dengan para pemangku kepentingan.
• Continuous Improvement: Pengembangan kompetensi secara berkelanjutan membantu perusahaan menyesuaikan proses pelaporan dengan perubahan kebutuhan, standar, dan prioritas keberlanjutan.
6. Solusi Pelatihan Terintegrasi dari PT. Golden Regency Consulting
6.1 Keunggulan Layanan Training GRC
PT. Golden Regency Consulting (GRC) menyediakan program pelatihan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan kompetensi perusahaan dengan pendekatan praktis dan aplikatif.
-
Customized Syllabus: Materi dan studi kasus dapat disesuaikan dengan kebutuhan, karakteristik operasional, serta permasalahan yang dihadapi perusahaan.
-
Instruktur Praktisi Berpengalaman: Pelatihan didukung oleh instruktur yang memiliki pengalaman praktis dan pemahaman terhadap kebutuhan dunia kerja.
-
Metode Pembelajaran Aplikatif: Materi dikombinasikan dengan diskusi, studi kasus, simulasi, dan pembahasan permasalahan aktual.
-
Fleksibilitas Pelaksanaan: Program dapat disesuaikan dari sisi materi, durasi, metode, maupun lokasi pelaksanaan.
-
Pendampingan dan Evaluasi: GRC dapat membantu perusahaan melakukan evaluasi hasil pelatihan serta mengembangkan kebutuhan pelatihan lanjutan sesuai kompetensi yang ingin diperkuat.
Informasi & Pendaftaran Pelatihan Perusahaan
Tertarik Menyelenggarakan Pelatihan Serupa?
Apabila Anda atau perusahaan Anda tertarik untuk menyelenggarakan pelatihan dengan judul/topik di atas, atau menginginkan modifikasi silabus dan durasi yang disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan. Serta tantangan internal organisasi Anda, jangan ragu untuk menghubungi kami.
Tim konsultan profesional kami di training-grc.com siap membantu merancang program in-house training maupun public training terbaik demi mengoptimalkan potensi SDM perusahaan Anda.
- Website Resmi: training-grc.com
- Layanan Kontak / WhatsApp: 081802214168 (Puguh) , Annisa (0812-2712-5399) / Laila (0857-5877-8899)/ Alma (0857-2777-8899)
- Email: [email protected]
Opsi Artikel Lainnya

