Training Strategi Manajemen Penanganan Permasalahan Industrial

Strategi Manajemen Penanganan Permasalahan Industrial merupakan pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam lingkungan industri, baik di sektor manufaktur, energi, pertambangan, minyak dan gas, infrastruktur, maupun jasa industri. Permasalahan industrial dapat berupa gangguan operasional, konflik hubungan industrial, kegagalan sistem produksi, kecelakaan kerja, ketidaksesuaian kualitas, hingga risiko hukum dan reputasi perusahaan.

Dalam praktiknya, penanganan permasalahan industrial tidak dapat dilakukan secara reaktif semata. Diperlukan strategi yang terintegrasi antara manajemen operasional, manajemen risiko, hubungan industrial, komunikasi korporat, dan kepatuhan hukum. Kerangka kerja seperti manajemen risiko berbasis standar internasional, misalnya International Organization for Standardization melalui ISO 31000, menjadi salah satu referensi dalam mengelola risiko industri secara terstruktur dan berkelanjutan.

Permasalahan industrial sering kali memiliki dampak multidimensi: finansial, operasional, hukum, keselamatan, hingga sosial. Oleh karena itu, strategi penanganannya harus mencakup pencegahan (preventive), mitigasi (mitigative), serta pemulihan (recovery). Pendekatan ini juga perlu didukung oleh sistem tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), budaya keselamatan kerja, serta komunikasi internal dan eksternal yang efektif. Strategi ini sangat relevan bagi manajer operasional, HR & industrial relations, manajer risiko, legal officer, supervisor produksi, HSE officer, hingga jajaran manajemen yang bertanggung jawab terhadap stabilitas dan keberlangsungan operasional perusahaan.

Penjabaran konsep dan silabus dari training

 

Pelatihan Strategi Manajemen Penanganan Permasalahan Industrial dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai cara mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai permasalahan hubungan industrial secara strategis dan terstruktur. Dalam dinamika dunia kerja yang semakin kompleks, organisasi sering menghadapi konflik antara manajemen dan pekerja, perselisihan hak dan kepentingan, isu pemutusan hubungan kerja, hingga potensi mogok kerja. Penanganan yang tidak tepat dapat berdampak pada gangguan operasional, reputasi perusahaan, hingga risiko hukum.

Pelatihan ini membekali peserta dengan pendekatan preventif dan korektif dalam mengelola hubungan industrial, termasuk strategi komunikasi, negosiasi, mediasi, serta pemahaman aspek regulasi ketenagakerjaan. Selain itu, peserta akan memahami pentingnya membangun sistem hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan melalui mekanisme dialog sosial dan kemitraan tripartit antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

Pelatihan ini merupakan turunan dari disiplin Manajemen Sumber Daya Manusia (Human Resource Management), Hukum Ketenagakerjaan, Hubungan Industrial, Manajemen Konflik, serta Ilmu Komunikasi Organisasi. Dalam praktiknya, materi juga mengacu pada kerangka regulasi ketenagakerjaan nasional serta prinsip-prinsip hubungan industrial yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, termasuk ketentuan yang bersumber dari Undang-Undang Ketenagakerjaan dan kebijakan turunan yang relevan.

Pelatihan ini sangat relevan bagi praktisi Human Capital atau HR, manajer operasional, pimpinan unit kerja, staf legal perusahaan, pengurus serikat pekerja, serta pihak manajemen yang terlibat dalam perundingan atau penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Selain itu, pelatihan ini juga bermanfaat bagi perusahaan yang memiliki jumlah tenaga kerja besar atau sektor usaha dengan risiko konflik industrial yang tinggi seperti manufaktur, pertambangan, energi, dan jasa padat karya.

Permasalahan industrial tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga produktivitas, stabilitas organisasi, dan citra perusahaan. Ketidaksiapan dalam menangani konflik dapat memicu eskalasi yang merugikan kedua belah pihak. Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami strategi penanganan yang sistematis, berbasis regulasi, dan mengedepankan prinsip win-win solution. Pemahaman terhadap mekanisme penyelesaian perselisihan sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta penguatan praktik dialog sosial sebagaimana didorong oleh International Labour Organization menjadi landasan penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.

1.2. Materi Pelatihan

  1. Konsep Dasar Permasalahan Industrial
  • Definisi dan klasifikasi permasalahan industrial
  • Dampak operasional, finansial, hukum, dan reputasi
  • Hubungan antara industrial issue dan corporate governance
  1. Identifikasi dan Analisis Akar Masalah
  • Root Cause Analysis (RCA)
  • Fishbone Diagram dan 5 Why Analysis
  • Analisis risiko berbasis ISO 31000
  • Mapping stakeholder dan potensi konflik
  1. Strategi Pencegahan (Preventive Strategy)
  • Penerapan sistem manajemen risiko
  • Penguatan SOP dan internal control
  • Pengembangan budaya keselamatan dan kepatuhan
  • Early warning system dalam operasional industri
  1. Strategi Mitigasi dan Penanganan Konflik
  • Teknik negosiasi dan mediasi hubungan industrial
  • Penanganan mogok kerja dan perselisihan tenaga kerja
  • Koordinasi dengan regulator dan serikat pekerja
  • Manajemen komunikasi internal dan eksternal
  1. Manajemen Krisis dan Business Continuity
  • Crisis management framework
  • Penyusunan contingency plan
  • Business Continuity Planning (BCP)
  • Simulasi dan evaluasi krisis industri
  1. Aspek Hukum dan Kepatuhan
  • Regulasi ketenagakerjaan dan industri
  • Dokumentasi dan pembuktian hukum
  • Audit internal dan investigasi kasus
  1. Studi Kasus dan Best Practice
  • Analisis kasus permasalahan industrial
  • Evaluasi strategi penyelesaian
  • Pembelajaran dari kegagalan dan keberhasilan perusahaan

1.3. Tujuan Pelatihan

  1. Mengidentifikasi jenis dan sumber permasalahan industrial.
  2. Menganalisis akar penyebab masalah menggunakan pendekatan sistematis.
  3. Menyusun strategi mitigasi risiko operasional dan hubungan industrial.
  4. Mengelola konflik tenaga kerja secara profesional dan sesuai regulasi.
  5. Mengintegrasikan aspek hukum, keselamatan, dan reputasi dalam penanganan masalah.
  6. Menyusun rencana kontinjensi dan business continuity.
  7. Meningkatkan efektivitas komunikasi krisis di lingkungan industri.
  8. Membangun sistem pencegahan berbasis risk management dan compliance.

Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Strategi Manajemen Penanganan Permasalahan Industrial

terkait informasi mengenai teknis penyelenggaraan silahkan klik tautan di informasi yang diinginkan :

2.1. Tempat Pelatihan

2.2. Jenis Pelatihan 

2.3. Calon Participant 

2.4. Metode Pembelajaran

2.5. Fasilitas Pelatihan

Investasi dan Jadwal Pelatihan Strategi Manajemen Penanganan Permasalahan Industrial

bila anda ingin mengetahui detail mengenai investasi dan jadwal pelatihan silahkan klik tautan dibawah ini :

3.1. Investasi Pelatihan Strategi Manajemen Penanganan Permasalahan Industrial

3.2. Jadwal Pelatihan Strategi Manajemen Penanganan Permasalahan Industrial

Mengapa Pelatihan Strategi Manajemen Penanganan Permasalahan Industrial hingga Pelaksanaan harus bekerjasama dengan PT. Golden Regency Consulting

Pertanyaan selanjutnya yang akan muncul adalah mengapa harus dengan GRC Training. Berikut adalah keuntungan yang dapat diambil bila bekerjasama dengan GRC Training.

  • Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
  • Kami merupakan penyelenggara pelatihan yang berpengalaman, telah berdiri sejak 7 Tahun silam.
  • Memiliki Sumber Daya Trainer yang berpengalaman dalam mengajar maupun pengalaman dalam praktek.
  • Pelaksanaan Pelatihan mengikuti waktu dari calon peserta.
  • Tidak perlu menunggu kuota peserta, kami menyediakan kelas private.
  • Konsultasi post event dengan trainer.

Permohonan Proposal Pelatihan Strategi Manajemen Penanganan Permasalahan Industrial

Kemudian apa yang harus dilakukan, bila calon peserta ingin mendaftarkan atau meminta proposal Pelatihan. Selanjutnya cukup dengan mengisi formulir klik disini. namun bila ingin menanyakan hal hal terkait Pelatihan bisa menghubungi kami di nomor whatsapp.

Tertarik bekerja sama dengan GRC Training? Dan ingin mengadakan pelatihan bersama kami? Sila hubungi kami pada nomor berikut 081802214168 (Puguh) atau ingin konsultasi terlebih dahulu melalui whatsapp kami di link berikut.[AL]

whatsapp