Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET)
Penjabaran konsep dan silabus dari training
Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET) – Industri minyak dan gas bumi (oil and gas), energi lepas pantai (offshore energy), serta industri kelautan merupakan sektor yang memiliki tingkat risiko keselamatan kerja yang tinggi. Aktivitas operasional yang dilakukan di anjungan lepas pantai (offshore platform), kapal pengeboran (drilling rig), Floating Production Storage and Offloading (FPSO), maupun fasilitas produksi bawah laut menghadapkan pekerja pada berbagai potensi bahaya, seperti kebakaran, ledakan, kebocoran gas beracun, cuaca ekstrem, kecelakaan helikopter, kecelakaan laut, hingga keadaan darurat yang memerlukan evakuasi segera.
Lingkungan kerja offshore memiliki karakteristik yang berbeda dengan fasilitas di darat. Lokasi operasi yang jauh dari daratan, keterbatasan akses bantuan medis, kondisi cuaca yang tidak menentu, serta kompleksitas proses produksi menjadikan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan darurat sebagai prioritas utama. Oleh karena itu, setiap personel yang akan bekerja di fasilitas lepas pantai wajib memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai keselamatan kerja, prosedur tanggap darurat, serta teknik penyelamatan diri.
Bagi Perusahaan…
Salah satu program pelatihan yang diakui secara internasional untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET). Pelatihan ini dirancang untuk membekali pekerja dengan kompetensi dasar dalam mengenali bahaya di lingkungan offshore, menerapkan prosedur keselamatan, menggunakan alat pelindung diri (APD), melakukan evakuasi, bertahan hidup di laut (sea survival), serta memberikan respons awal terhadap berbagai kondisi darurat.
BOSIET mengacu pada standar yang diterbitkan oleh OPITO (Offshore Petroleum Industry Training Organization) atau standar lain yang diakui secara internasional. Program ini menjadi salah satu persyaratan utama bagi pekerja yang akan bertugas di fasilitas offshore, baik pada industri minyak dan gas, energi terbarukan lepas pantai (offshore wind), maupun sektor maritim tertentu. Selain itu, pelatihan ini mendukung penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3), budaya keselamatan (safety culture), serta kepatuhan terhadap regulasi nasional dan standar internasional.

Materi pelatihan tidak hanya menekankan aspek teori, tetapi juga praktik melalui simulasi keadaan darurat, penggunaan alat keselamatan, pemadaman kebakaran dasar, teknik bertahan hidup di laut, penggunaan life raft, prosedur helicopter underwater escape training (HUET), serta koordinasi dalam situasi darurat. Pendekatan ini bertujuan agar peserta mampu mengambil keputusan yang tepat dan bertindak secara cepat dalam kondisi yang berisiko tinggi.
Melalui pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET), perusahaan dapat meningkatkan kompetensi personel, mengurangi risiko kecelakaan kerja, memperkuat budaya keselamatan, serta memastikan bahwa setiap pekerja memiliki kesiapan menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja offshore.
1.1. Deskripsi Pelatihan
Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET) merupakan program pelatihan dasar keselamatan kerja bagi personel yang akan bekerja di fasilitas lepas pantai. Program ini memberikan pemahaman mengenai potensi bahaya di lingkungan offshore, prosedur keselamatan kerja, tanggap darurat, teknik penyelamatan diri, serta keterampilan bertahan hidup di laut sesuai dengan standar industri.
Pelatihan mencakup pengenalan lingkungan kerja offshore, penggunaan alat pelindung diri, pemadaman kebakaran dasar, prosedur evakuasi, sea survival, Helicopter Underwater Escape Training (HUET), pertolongan pertama dasar, serta komunikasi dalam keadaan darurat.
Pelatihan ini…
Program ini ditujukan bagi pekerja minyak dan gas lepas pantai, teknisi offshore, operator produksi, drilling crew, maintenance engineer, HSE Officer, kontraktor offshore, personel maritim, tenaga kerja proyek energi lepas pantai, dan seluruh personel yang akan memasuki fasilitas offshore.
Metode pembelajaran dilakukan melalui kombinasi teori, simulasi lapangan, praktik penggunaan peralatan keselamatan, latihan di kolam (pool exercise), simulasi evakuasi helikopter, latihan pemadaman kebakaran, serta evaluasi kompetensi sesuai standar pelatihan.
1.2. Materi Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET)
Materi yang akan dipelajari meliputi:
1: Pengenalan Industri Offshore
- Karakteristik lingkungan kerja offshore
- Risiko utama di fasilitas lepas pantai
- Budaya keselamatan (Safety Culture)
- Peraturan keselamatan kerja
2: Keselamatan Kerja Offshore
- Hazard Identification
- Risk Assessment
- Permit to Work (PTW)
- Job Safety Analysis (JSA)
- Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)
3: Tanggap Darurat Offshore
- Jenis keadaan darurat
- Struktur organisasi tanggap darurat
- Alarm dan komunikasi darurat
- Prosedur muster station
4: Basic Fire Fighting
- Teori kebakaran
- Klasifikasi kebakaran
- Jenis alat pemadam api ringan (APAR)
- Teknik pemadaman kebakaran dasar
- Simulasi pemadaman api
5: Sea Survival
- Prinsip bertahan hidup di laut
- Penggunaan life jacket
- Teknik masuk ke air (water entry)
- Survival techniques
- Penggunaan life raft
6: Helicopter Safety dan HUET
- Keselamatan penerbangan offshore
- Prosedur naik dan turun helikopter
- Evakuasi helikopter di atas air
- Helicopter Underwater Escape Training (HUET)
- Simulasi escape
7: Evakuasi dan Penyelamatan
- Evakuasi fasilitas offshore
- Teknik penyelamatan korban
- Rescue procedures
- Penggunaan peralatan penyelamatan
8: Pertolongan Pertama Dasar
- Penilaian kondisi korban
- CPR dasar
- Penanganan cedera ringan
- Penanganan syok
- Komunikasi medis darurat
9: Manajemen Risiko dan Faktor Manusia
- Human factors
- Kesadaran situasional (Situational Awareness)
- Komunikasi dalam tim
- Pengambilan keputusan saat darurat
10: Simulasi Terpadu dan Evaluasi
- Simulasi keadaan darurat offshore
- Simulasi evakuasi
- Latihan penggunaan peralatan keselamatan
- Evaluasi kompetensi peserta
- Umpan balik dan pembelajaran
1.3. Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Menggunakan alat pelindung diri sesuai dengan jenis pekerjaan.
- Melaksanakan prosedur tanggap darurat di fasilitas lepas pantai.
- Menggunakan alat pemadam api ringan dan melakukan pemadaman kebakaran dasar.
- Menerapkan teknik bertahan hidup di laut (sea survival).
- Melaksanakan prosedur keselamatan helikopter dan evakuasi bawah air (HUET).
- Memberikan respons awal terhadap kondisi darurat dan melakukan pertolongan pertama dasar.
- Berkomunikasi dan bekerja sama secara efektif dalam situasi darurat.
Keterangan Sertifikat
Peserta yang menyelesaikan seluruh sesi pelatihan dan memenuhi ketentuan kehadiran minimal akan memperoleh Sertifikat Pelatihan ini. Sertifikat ini menyatakan bahwa peserta:
-
Telah mengikuti seluruh sesi pelatihan dengan tingkat kehadiran sesuai syarat.
-
Telah menempuh jam pembelajaran yang ditentukan oleh penyelenggara.
Sertifikat diberikan dalam bentuk digital (e-certificate) maupun fisik (hard copy) sesuai permintaan peserta, dan dapat digunakan sebagai bukti resmi partisipasi atau pencapaian Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET).
Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET)
terkait informasi mengenai teknis penyelenggaraan silahkan klik tautan di informasi yang diinginkan :
Investasi dan Jadwal Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET)
bila anda ingin mengetahui detail mengenai investasi dan jadwal pelatihan silahkan klik tautan dibawah ini :
3.1. Investasi Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET)
3.2. Jadwal Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET)
Mengapa Peserta Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET) hingga Pelaksanaan harus bekerjasama dengan PT. Golden Regency Consulting
Pertanyaan selanjutnya yang akan muncul adalah mengapa harus dengan GRC Training. Berikut adalah keuntungan yang dapat diambil bila bekerjasama dengan GRC Training.
- Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
- Kami merupakan penyelenggara pelatihan yang berpengalaman, telah berdiri sejak 12 Tahun silam.
- Memiliki Sumber Daya Trainer yang berpengalaman dalam mengajar maupun pengalaman dalam praktek.
- Pelaksanaan Pelatihan mengikuti waktu dari calon peserta.
- Tidak perlu menunggu kuota peserta, kami menyediakan kelas private.
- Konsultasi post event dengan trainer.
Permohonan Proposal Pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET)
Kemudian apa yang harus dilakukan, bila calon peserta ingin mendaftarkan atau meminta proposal Pelatihan. Selanjutnya cukup dengan mengisi formulir klik disini. namun bila ingin menanyakan hal hal terkait Pelatihan bisa menghubungi kami di nomor whatsapp.
Tertarik bekerja sama dengan GRC Training? Dan ingin mengadakan pelatihan bersama kami? Sila hubungi kami pada nomor berikut 081802214168 (Puguh) atau ingin konsultasi terlebih dahulu melalui whatsapp kami di link berikut.


